Kamis, 30 Oktober 2014

sebuah misteri (part1)


Cerpen
Sebuah misteri(Part 1)
 
"Apes banget gue. Hari ini udah kena apes berapa kali ya?" Pikir Nadya dalam hati. "APA? Gue udah apes 5 kali hari ini!" Kata Nadya. Kata-katanya menyembur begitu saja dari mulutnya. "Ada apa non?" Tanya Bi Atik. "Ng.. ng.. Nggak papa kok bi. Aku cuma kaget aja karna barusan ada cicak lewat di depanku" Kata Nadya sambil berbohong. "Ya udah non, saya tinggal dulu ya" Kata Bi Atik lagi. "Iya bi" Kata  Nadya. 
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------
My diary (Nadya)
Senin, 16 Januari 2014

Gue kena apes hari ini. Gue jatuh dari tangga. Terus gue numpahin air. Untung pembantu gue baiknya minta ampun. Kalau ada mama gue di rumah, bakalan udah perang dunia ke 5 deh!  Terus ketiga, gue hampir nubruk sama si Keyni. Anak paling cuek sejagat raya. Oke lo bisa bilang gue alay, tapi diri gue sebenernya ngga alay. Keempat, gue kesandung batu. Untung ga jatuh sampe kebangetan. Dan yang paling bikin gue kesel tuh kejadian ke lima. Gue telat! Hukuman menanti deh di depan mata. Pak Wijay sudah menyiapkan hukuman buat anak yang telat masuk sekolah. Tapi karna ini baru pertama kali gue telat, gue masih dimaafin. Ya udah gue mau pergi dulu. Gue tinggalin lo di kamar gue.
 -------------------------------------------------------------------------------------------------------------
"Mau pergi lagi non?" Tanya bibi Atik. "Iya bi. Mau titip apa?" Tanya Nadya. "Garam aja deh non. Garemnya udah mau habis." Kata Bi Atik. "Oke bi" Kataku sambil berlalu.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
My diary (Keyni)
Senin, 16 Januari 2014

Haduh untung gue ga tubrukan sama anak paling populer di kelas karna pinternya. Tapi kalau tampangnya sih bisa dibilang dia atas rata-rata. Namanya Nadya Valeria. Gue pikir dia itu cewek cupu tapi nyatanya...
 -------------------------------------------------------------------------------------------------------------

"Mbok, Nadya keluyuran lagi ya?" Tanya Susan adik Nadya yang lahirnya hanya berbeda 10 menit darinya itu. "Iya non. Mungkin lagi merefleksikan diri" Jawab Mbok Rina. Memang ada dua pembantu di rumah mereka. Ada dua satpam yang menjaga rumah mereka. Nadya tumbuh menjadi anak mandiri dan cerdas. Juga pandai dalam bidang fisik maupun mental. Sedangkan Susan tubuh menjadi anak cantik dan pandai merayu. Pantas saja bila aktingnya selalu bagus.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------
"Haduh kenapa gue ga bisa lupain kejadian tadi ya?" Tanya Nadya dalam hatinya. Saat ini, Nadya ada di restaurant favoritnya. "Kalau dilihat-lihat Keyne seperti agen rahasia yang sedang berpura-pura menyamar" Kata Nadya dalam hati. Namun, perkiraanya tidak salah....
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------
"Lo bisa rayu dia untuk gabung dalam anggota kelompok Secret." Kata Victor kakak Keyni. "Tapi, gimana cara bilangnya? Gue kan anak paling cuek di kelas" Kata Keyni. "Udah lakuin aja tugas lo". Keyni tak menjawab lagi....
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------
"Halo Nadya!" Sapa Susan. "Ia kenapa lo telpon gue? Ngajak keluyuran lagi?" Tanya Nadya. "Nggak. Gue cuma khawatir sama lo" Kata Susan. "Lo bisa khawatir sama gue ya?" "Iyalah. Gue saudara lo. Bahkan kita kembar!" Kata Susan. "Kalau mau ngerayu gue rayu aja. Gue mau pulang kok habis gini".
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------
"Eh udah dateng ayo kita ke sekolah. Buku gue ketinggalan di sana" Kata Susan. "Ya elah diambil besok bisa kan?" Tanya Nadya. "Bener sih kata lo. Tapi di situ ada buku buat ulangan besok" Kata Susan gemeteran." Pake buku gue napa?" Tanya Nadya. "Gaa salah gue punya saudara kayak lo" Kata Susan sedikit lega. "Hmm"
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------

"Tapi inikan melibatkan nyawa dia juga kak" Kata Keyni. "Iya gue tau. Tapi dia cerdas banget. Kita tidak butuh dia dalam berperang, kita hanya membutuhkannya untuk memasang posisi saat kita bertempur nanti" "Oke. Tapi jangan lukai dia sedikitpun." Kata Keyni sambil menatap tajam ke arah Victor

Bersambung..................

Sampai jumpa!

Add akun resmiku
Line: (ID) : cherylgraciana
Facebook: Cheryl Graciana
Twitter: @cherylgraciana

Selasa, 28 Oktober 2014

Di balik sebuah senyuman

Cerpen

Di balik sebuah senyuman

Leoni Agatha Dewi sering dijuluki sebagai gadis yang selalu dikucilkan dan suka sekali tersenyum. "Hai Leoniiiii" Sapa Keith teman sekelas Leoni. "Iya haiiii Keith!" Jawab Leoni dengan suara keras. "Eh jangan terik-teriak dong budek nih lama-lama telinga gue!" Kata Keith yang kini sudah ada di dekat Leoni. "Tadi aku kira kamu ada di sana" Kata Leoni sambil menunjuk pintu kelas. "Iya sih tapi tadinya" Kata Keith. Mereka berbincang-bincang seru.

Namun, ada masalah yang kini berusaha Leoni hadapi. Ejekan, kucilan dari teman-temannya selalu ia dapatkan. Tidak peduli walaupun Leoni telah menolongnya. Temannya hanyalah Keith. Laki-laki sederhana yang sudah menemani Leoni selama di sekolah. "Gimana sih sebenernya perasaan kamu kalau pas lagi diejek? Kenapa kamu nggak marah ke mereka?" Tanya Keith. "Di balik  sebuah senyuman" Jawab Leoni singkat. "Madsud kamu?" Tanya Keith. "Nanti kamu akan tau sendiri" Jawab Leoni sambil tersenyum.

Tettt belpun berbunyi menandakan waktu pulang telah  tiba. "Hai Keith!" Teriak Leoni dari lantai dua kepada Keith yang ada di lantai satu. "Iya! Ayo pulang bareng!" Kata Keith. Leoni bergegas menuruni setiap anak tangga. "Kenapa Keith kamu mengajakk pulang?" Tanya Leoni pada Keith. "Ada yang mau kuceritakan padamu" Kata Keith. "Di kantin aja yuk" Aja Leoni. "Mungkin aku akan menjawab ya" Jawab Keith. Mereka melangkahkan kaki mereka kembali untuk  menuju ke kantin. "Aku tau arti di balik sebuah senyuman."Kata Keith. "Jadi menurutmu apa artinya?" Tanya Leoni pada Keith."Ada kesedihan yang kamu coba tutupi. Kamu tidak ingin dikhawatirkan banyak orang. Kamu juga nggak ingin disebut culun oleh banyak orang. Kini aku mengerti dan aku akan mencoba selalu tersenyum untuk semua orang" Jawab Keith panjang lebar. "Rupanya kini kamu tau. Akhirnya ada teman yang mengerti arti di balik sebuah senyuman" Kata Leoni pada Keith. "Iya. Ya sudah aku pulang dulu ya. Bye!" Kata Keith. "Kok tiba-tiba pulang? Ya sudah aku juga akan pulang.
Selesai
Sampai Jumpa!!!! 

Add akun resmiku
Facebook : Cheryl Graciana
Line: (ID) : cherylgraciana 
Twitter : @cherylgraciana 


Senin, 27 Oktober 2014

Perkenalan

Oh ya kenalkan namaku Cheryl Graciana Yulianto. Tanggal lahirku 4 Februari.Ini pertama pengalamanku dalam membuat blog. Aku penggemar novel dan cerpen. Kalau masalah music aku nggak terlalu memperhatikan. Oke sampai di sini dulu perkenalanku. Sampai jumpa!

Add akun resmiku
Line: (id)cherylgraciana
Facebook: Cheryl Graciana
twitter: @cherylgraciana


My life

Keseharianku

Bangun pagi, gosok gigi, dan sebagainya mengawali pagiku yang cerah. Sinar matahari mulai masuk melalui jendela-jendela yang terbuka dan menyinari seluruh ruangan. Berjalan di tangga dan berjalan menuju kelas tidaklah cepat. Karena kelasku ada di ujung atau pojok. Herannya, kenapa nggak sekalian dibuatkan jalan pintas buat ke perpustakaan yang ada di pojok juga. Namun, tidak masalah bagi anak yang bersemangat untuk membaca buku. 

Kita kembali ke kisah keseharianku. Canda tawa, sedih, senang selalu dijalani bersama layaknya saudara. Hal yang sangat serig terjadi yaitu saat guru tidak ada di kelas. Pasti banyak anak-anak yang berjalan-jalan atau ngobrol-ngobrol. Tidak jarang juga saling melempar-lempar kertas. Kebiasaan yang pasti tidak bisa hilang. Saat gurunya ada sekalipun anak-anak sering bercanda gurau. "Kan kasihan guru-gurunya harus ngulangi lagi penjelasannya" Batinku dalam hati. Kok jadi curhat ya? Pulang sekolah kadang harus nyapu-nyapu rumah dan cuci piring. Ngerjain PR pun pas sore dan kadang ada yang terlupakan. Sampai sini dulu kisahku ya. Sampai jumpa!

Add akunku!
Facebook: Cheryl Graciana
Line: (id) cherylgraciana
Twitter: @cherylgraciana